oleh

Tahun 2021, Sumsel Dapat Kuota 7.761 Formasi ASN dan PPPK, Ini Prosedurnya

 

infosriwijaya.online — PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun ini mengajukan sebanyak 164 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 7597 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumsel Nora Elisya mengatakan, di tahun 2021 Pemprov Sumsel mendapatkan formasi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK yang sudah disetujui oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) dengan total 7.761 formasi.

Sesuai dengan nomor keputusan 567 tahun 2021, tanggal 21 April 2021, penetapan kebutuhan pegawai ASN di lingkungan Pemprov Sumsel ini terdiri dari guru dan non guru.

Untuk non guru terdiri dari tenaga kesehatan, dengan total 214, terdiri dari CPNS nya 54 orang dan PPPK 160 formasi.Kemudian tenaga teknis dengan total 147 terdiri dari 110 orang untuk CPNS dan 37 orang untuk PPPK.

“Jadi total non guru ini untuk CPNS sebanyak 164 formasi dan untuk PPPK sebanyak 197 formasi. Jadi total keseluruhannya 361 orang. Untuk guru hanya formasi PPPK dan CPNS untuk guru tidak ada,” katanya, Rabu (19/5/2021).

Ia menjelaskan, untuk jadwal seleksi CPNS dan PPPK ini tahapan memiliki banyak rangkaian. Jika jadwal tidak berubah maka prosesnya dimulai dari pengumuman seleksi pada 30 Mei sampai 31 Juni 2021. Lalu untuk pendaftarannya 31 Mei sampai 21 Juni 2021.

Kemudian dilanjutkan dengan seleksi administrasi dan pengumuman hasil seleksi 1 Juni sampai 30 Juni 2021. Ada masa sanggah 1 Juli hingga 11 Juli 2021.

Untuk pelaksanaan SKD nya dengan sistem CAT BKN di Juli sampai September 2021. Lalu seleksi kompetensi untuk PPPK non guru setelah SKD CPNS selesai di masing-masing lokasi.

“Kemudian baru seleksi kompetensi PPPK guru, tesnya ada tiga. Tes pertama, kedua dan ketiga. Berlangsung dari Agustus sampai Desember 2021,” jelas Nora.

Lalu pelaksanaan SKB, akan berlangsung di bulan September sampai Oktober 2021 dan pengumuman akhir serta masa sanggah November 2021. Kemudian penetapan NIP untuk CPNS dan PPPK Desember 2021. “Kalau tidak ada perubahan selesainya CPNS dan PPPK ini di Desember 2021,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala BKN Kanreg VII Palembang Margi Prayitno menjelaskan, sesuai rencana BKN pusat pembukaan CPNS akan berlangsung pada awal bulan Juni.

Adapun proses tes CPNS dimulai dari penyeleksian berkas, dilanjutkan tes CAT Standar Kompetensi Dasar (SKD), Standar Kompetensi Bidang dan pengumuman peserta yang berhasil lolos.

“Tahun ini dipastikan akan dibuka formasi CPNS. Pendaftarannya awal Juni dan pengumuman kelulusan bulan Agustus,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Provinsi Sumsel menjadi daerah paling banyak mengajukan formasi CPNS dibandingkan daerah lain yang berada di wilayah kerja BKN Kanreg VII Palembang. Sumatera Selatan mengajukan sekitar 8 ribu lebih formasi.

Menurutnya, untuk rekrutmen CPNS pada tahun ini dipastikan ada formasi untuk tenaga pendidikan. Formasi tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan menjadi formasi yang paling banyak membuka kuota CPNS.

Dari total formasi yang dibuka hampir setengahnya merupakan formasi untuk tenaga pendidikan. “Untuk formasi tenaga pendidikan tetap ada kuotanya banyak malah. Selain CPNS, P3K guru dan P3K non guru juga dibuka,” tegas Margi. (IS ; Red/Emha )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *